All contents are COPYRIGHT of Ike Hermawan - http://www.pawonike.blogspot.com - DO NOT COPY UNLESS YOU ASK FIRST

Saturday, December 17, 2011

Surabi Oncom Bandung


Waduuuuhh....cerita tentang membuat satu Surabi sungguh baru tau....he he.... Oh ya, Surabi, sama juga di sebut Serabi (dalam bahasa Indonesia), Yang saya tau, dan kenal ada Serabi Oncom, Serabi kinca, Serabi Solo, (yang pinggirannya kering. Dan ya, lain daerah lain kekhasan serabinya. Di Bandung sendiri, Serabi sering di sebut Surabi, mungkin karena sesuai lidahnya he he.... Selain Surabi Kinca, adalah Surabi Oncom yang sangaaaattttt ngangenin..he he....
Cerita tentang Surabi, waduuuuhh, ternyata susah dan penuh teknik ya....saluuuttt sama ibu-ibu, bapak2 penjual serabi. Oh, ya, saya bisa mendapat Surabi ala begini, yang berkerak pantatnya, karena memakai cetakan khusus dari Bandung, tanah liat, dipinjamin teman, dan saya juga mendapat oncom buah tangan dari teman juga, owhhhh terimakasih teman2 sayang....senangnya banyak teman yang sayang nih...:D 

Resep Surabi saya lihat dari internet , yang ternyata semua mirip-mirip ya....he he...


SURABI ONCOM
modified : pawonike

BAHAN :
250 gram tepung beras
60 gram tepung terigu
350 ml air mendidih  

400ml santan kental
1 butir telur

 
BAHAN TABURAN :
150 gram oncom bandung, potong kotak kecil
2 sendok makan minyak goreng
½ sendok the garam
½ sendok the gula pasir


BUMBU HALUS :
2 buah cabai merah
3 siung bawang putih
3 cm kencur


CARA MEMBUAT :

1. Uleni tepung beras bersama air mendidih selama 30 menit. Tambahkan bahan lainnya. Aduk cepat agar jangan sampai bergerindil dan menggumpal, adonan harus benar-benar kalis
2. Cara membuat adonan oncom, tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan oncom sambil diaduk. Bubuhi gula dan garam. Aduk sebentar lalu angkat.

3. Panaskan cetakan serabi diatas kompor, olesi dengan minyak sayur seluruh wadah cekung serabi, pasang api yang besar, setelah keluar asap, berarti cetakan telah panas, lalu tuang 1 sendok sayur adonan kedalam cetakan, adonan akan mendesis, diamkan sebentar, setelah pinggir agak kering, kecilkan api, sampai sekecil-kecilnya, tabuti oncom, tutup, biarkan matang. Teknik pemanasan cetakan ini sangatlah perlu, karena bila tidak panas, surabi akanlengket terus, walaupun sudah matang, ini yang sempat membuatku frustasi , duhai pedagang Surabi, maafkan dakuuuuu.....kirain gampang bikin surabi, ternyata penuh teknik, nih...:D :D 

4. Lakukan sampai adonan habis. Dan ternyata membuat Surabi perlu kesabaran ekstra saudara2....:D Pantesssss klo beli serabi, ngantriiiiiiiiii terussss....hehehehheeheh....

Untuk 15 buah

Cetakan Serabi termahal, karena bawanya di gendong2 di pesawat pun biar ga pecah...:D

3 comments:

Melly Octaviana said...

keren yah tuh cetakan sampe ke sana.. suka serabi apalagi kalo gosong.. hehe

Ike Hermawan said...

iya nih temanku yang bawa nih Mel, thank u ya...

eri s. anggraini said...

izin copas ya mbak, mau dipraktekin :)