All contents are COPYRIGHT of Ike Hermawan - http://www.pawonike.blogspot.com - DO NOT COPY UNLESS YOU ASK FIRST

Monday, July 14, 2014

New Photo Profile for the next Book - Ike Wulan

 Kali ini ditempat Wulan, ya...ini adalah photo session ke dua untuk photo profile buku kami, kalau waktu lalu di rumah saya. Sekarang di Dapur Wulan , yang menempati dapur baru, ehem...
Bersama sang photographer om Suryo, suaminya Wulan juga, juga ditemani sahabat kami mbak Elisabeth, yang menata gaya kami juga.



Pemotretan memakan waktu nyaris 4 jam, dengan berbagai bongkar pasang style, ide, kreativitas, cukup melelahkan....tapi Hasilnya sangat memuaskan, semoga buku kami semakin dinanti dan berguna bagi para penikmat masakan dan baking di seluruh dunia. Aamiin... Tunggu kejutan selanjutnya dari kami....

Sunday, April 27, 2014

Rainbow Chiffon Cake (Re-post)



Lagi demam Rainbow-rainbow-an di Indonesia nih, virusnya nyampe ke Perth. Makanya tergelitik bikin, tapi tidak untuk membuat beberapa loyang. Cukup satu loyang aja penuh warna, hehe...ngiritdotcom....ha haaa....

Resep originally Chiffon Cake, dari ncc-indonesia cuma ada penambahan warna, semua warna aku pakai dari Wilton, jadi bisa jadi kue mahal nih....karena pewarnanya juga mahal...he he...

Rainbow Chiffon Cake 
Source : NCC
modifikasi : pawonike 

Bahan :

Adonan Pasta
40 g            Gula pasir
20 g            Susu bubuk full cream
20 g            Tepung maizena
140 g          Tepung terigu
1 sdt           BPDA
100 ml         minyak sayur
100 ml         santan sedang
140 g          kuning telur
1 sdt           pasta pandan
Adonan Putih Telur
300 ml        Putih telur
100 gr         Gula pasir
½ sdt          Garam halus
1 sdt           Cream of tartar (optional)

Tambahan Pewarna : Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Ungu by Wilton

Cara Membuat:
  1. Panaskan oven 150 derajat Celsius.
  2. Adonan pasta: Campur gula pasir, susu bubuk, tepung maizena , tepung terigu, dan BPDA. Lubangi tengahnya. Tuang telur di tengah, aduk searah dari arah dalam menggunakan whisk, sambil dituangi minyak sayur dan santan. Aduk hingga menjadi adonan pasta halus.
  3. Adonan putih telur: Kocok putih telur, gula pasir, garam, hingga puncak tumpul (soft peak).
  4. Campurkan adonan putih telur ke dalam adonan pasta, aduk perlahan dengan whisk hingga rata.
  5. Siapkan 5-6 mangkok kecil, bagi rata adonan ditiap mangkoknya, beri satu tetes pewarna, aduk cepat. Tuang warna merah, ratakan, kemudian kuning, ratakan biarkan mengalir saja, dan seterusnya, sampai warna habis. 
  6. Panggang kurang lebih 90 menit hingga kue matang dan kokoh (jika ditekan permukaannya kembali membal).
  7. Keluarkan kue. Panas-panas, balikkan loyang, bisa disangga botol atau disangga kaki-kaki loyang. Biarkan dalam keadaan terbalik hingga dingin.
  8. Jalankan pisau tipis di sekeliling loyang dengan gerakan lurus. Juga di dasar kue.
  9. Lepaskan bagian tengah kue dengan menggunakan tusuk sate. Balik kue ke atas rak kawat atau langsung ke piring saji. Potong-potong menggunakan pisau gergaji.




Senangnya bikin rainbow chiffon cake ini, karena setiap kali bikin, rainbow nya berbeda-beda, selalu takjub lihatnya nih...:D



Pertama kali saya bikin pas my birthday, he he...ajang coba-coba kreasi resep baru...:D :D


Sunday, May 5, 2013

Muffin Coklat Ketan Hitam (tanpa mikser)



Sebenernya, postingan ini bukan karena pengen muffin, tapi karena pengen moto mainan baru, he he... Ceritanya dapat cupcakes stand, yang tak diduga-duga...he he... Jadilah berpikir keras, bikin apa yaaa....
Iseng-iseng muffin biasa ya biasaaaaa...akhirnya nemu resep yang pake teoung ketan hitam....ohooooo... lebih membahagiakan lagi, bikin muffin ini tanpa mikser!.....perfecto!!


Muffin Coklat Ketan Hitam
modified by Ike


Bahan :

75 gram margarin 
150 gram cokelat masak pekat, dipotong-potong
1 buah pisang ambon, dihaluskan
75 ml susu cair 
2 butir telur dikocok lepas
100 gram tepung ketan hitam
50 gram cokelat bubuk 
25 gram maizena 
1/2 sendok teh baking powder 
75 gram gula pasir 
100 gram pisang raja, dipotong-potong 
50 gram cokelat keping mini 


Cara membuat:

  1. Panaskan margarin. Masukkan cokelat masak pekat. Aduk hingga larut.  Biarkan hangat. Tambahkan pisang ambon, susu cair, dan telur. Aduk rata.
  2. Ayak tepung ketan, cokelat bubuk, maizena, dan baking powder. Masukkan gula pasir, dan cokelat keping. Aduk rata.
  3. Tuang campuran cokelat. Aduk rata. Tambahkan potongan pisang. Aduk hingga menyebar.
  4. Masukkan dalam cetakan muffin tinggi yang dialas cup kertas.
  5. Oven dengan api bawah suhu 180 derajat Celsius 30 menit hingga matang.



Duuuh...lucu-lucunya deh paper cups and standing cupcake nya....he he....pengen ngoleksi....he he...

 Sumber resep : Majalah SedapSekejap

Tuesday, April 2, 2013

Sushi Tuna Spicy



Ini adalah re-post resep sushi, yang dulu banget, fotonya jadul...he he...bayangkan tahun 2007, waktu pertama kali saya bisa bisa sushi....Alhamdulillah pengunjung resep sushi saya sampai sekarang ditulis repost sudah 350 orang mengunjungi resep Sushi ini....semoga bermanfaat selalu ya...Aamiin berkah untuk semuanya...

Kali ini pengen dong resep sama tapi dengan foto yang agak bagusan dikit....hihihi...narsis kumat...:D

Berikut copasan tulisan resep terdahulu.... :

Ga nyangka saya bisa juga bikin sushi, kirain susah, ternyata klo udah tau caranya, gampang juga ko...malahan anak-anakku suka sekali klo bekal lunch-nya berupa sushi, gampang dicomot, sih...he he....

Sushi Tuna Spicy 
modified : pawon-Ike


Bahan :
  • Nasi yang baru tanak, mengepul dari rice cooker (pulen lbh bagus, pake beras bulet), kalau ingin lebih Japanese, pakai beras khusus untuk Sushi yang bulat-bulat, atau pakai beras biasa dan beras ketan, dengan perbandingan 2:1 , ini hanya soal selera saja sih.....:)
  • 1 kaleng tuna spicy siap makan (di Australia beredar merk John West, atau greenseas), bisa juga pakai Salmon kalengan, atau Chicken Nugget, atau Daging kepiting, atau telur dadar, atau avocado dan sayuran saja, untuk yang vegetarian, 
  • 1 buah wortel, di potong memanjang kecil, ukuran lidi
  • 1 buah mentimun, potong memanjang ukuran lidi
  • mayonaise
  • cuka khusus sushi, bisa juga ganti pake kikkoman sauce (Di Perth cuka sushi sudah banyak beredar yang Halal)
  • gula pasir, garam ukurannya 3:1 (klo suka manis)
  • kulit nori untuk membungkus sushi
  • Tikar Sushi, yaitu alat menggulung sushi

Cara membuat :
  1. Nasi yang baru mengepul, panas-panas kita campur sama 1 sdm mitsukan, gula pasir dan garam, cicipi. Untuk selera, yang lebih Japanese, pakai beras Sushi yang agak bulat-bulat, atau bisa juga kombisani beras biasa dan beras ketan perbandingan 2:1, soal selera saja sih.
  2. Siapkan alat penggulung susi, taruh nori di atasnya,
  3. Beri nasi ratakan, jangan sampai bolong, harus padat,lakukan dengan cepat,
  4. Beri tuna diatas tengah-tengah nasi dengan di bagian pinggiran tapi agak ke tengah, mengikuti arah yang akan digulung,
  5. Beri wortel dan mentimun, disusun, searah memanjang,
  6. Beri mayonaise sepanjang susunan tadi,
  7. Gulung perahan-lahan, sambil dipadatkan, tapi jangan ditekan, ntar nasinya byar alias keluar dari kiri kanan gulungan,
  8. Gulung perlahan sampai ujung tikar, biarkan beberapa saat, tunggu agak dingin
  9. Potong memakai pisau tajam yang dibasahi dengan air dulu, potong pelan-pelan tapi ingat sushinya jangan ditekan,
  10. Bila masih byar tunggu aja beberapa saat, itu artinya karna penggulungan ga kokoh. Bisa dimasukin kulkas 1-2 menit saja. Selanjutnya bisa dipotong-potong secara hati-hati, ukuran lebar potongnya kurang lebih 1 cm.
Selamat mencoba...

Untuk yang tidak ingin ribet, ada alat menggulung sushi loh, anti gagal, he he...., alatnya seperti ini


Memakai alat ini sangat mudah dalam menggulung, karena dipastikan rapi tidak byar kemana-mana, praktis bukan.....? he he....

*Sumber : Nana Anshori, modifikasi resep & foto by Ike Hermawan

Monday, April 1, 2013

Almond Orange Cake



Dulu-dulu kalau melihat Orange Cake, mikirnya ah...pasti biasa rasanya ga jauh dari buttter cake yang dikasih jeruk. Setelah pada suatu jamuan di pengajian di Perth, ada teman yang membawa Orange Cake ini. Duh...rasa orange nya berasa banget dan berasa bukan dari terigu, tanya-tanya ternyata itu cuma pake terigu sedikit dan sisanya pakai tepung almond....ho hoooo...pantesan enaaakkkk. Lupaaaaa nanya resep! ahhh ternyata ga jauh-jauh setelah buka-buka koleksi buku masakan ada resep ini....hihihi....hmmmmm ga jauh beda loh....hihi.....

Almond Orange Cake
modified by pawonike

1 buah jeruk sunkist
3 butir telur
175 gr gula kastor
1 sdt baking powder
200 gram almond bubuk (dari almond utuh, cincang dan blender halus)
50 gr tepung terigu serba guna

Cara membuat :

  1. Cuci bersih jeruk, kemudian tusuk jeruk dari ujung jeruk sampai pangkal (seperti nusuk sate), kemudian masukkan dalam air sampai terendam, rebus selama kurang lebih 1 jam, sampai airnya susut. Kemudian haluskan jeruk dengan diblender. Sisihkan.
  2. Panaskan oven 170 derjat C, siapkan loyang bundar ukuran 22cm, olesi margarin kemudian lapisi baking paper bawahnya saja dan olesi lagi dengan margarin kembali.
  3. Dalam sebuah mangkuk besar, kocok telur dan gula dengan kecepatan tinggi sampai adonan kental berjejak, tambahkan baking powder, bubuk almond, dan terigu, aduk rata dengan mikser speed rendah, matikan mikser, kemudian tambahkan pure jeruk, aduk dengan spatula sampai rata dan tercampur.
  4. Tuangkan adonan dalam loyang, panggang dalam oven selama kurang lebih 60 menit, cek kematangan kue dalam hitungan menit ke 50, panggang sampai matang.
  5. Sajikan dengan es krim atau selai jeruk, 
Source : Five a Day Fruit & Vegetable Cookbook


Friday, March 29, 2013

Pawonike-ike dan mylilkitchen-nya Wulan


Adalah suatu obsesi, berangkat dari berbagai kejadian miris yang menimpa foodbloger yang foto-fotonya diambil tanpa ijin, kemudian dijadikan buku. Sungguh merupakan keprihatinan bagi kami, selaku pemotret food bloger yang kebanyakn kami adalah membuat masakan sendiri, dan memotretnya sendiri. 
Untuk sebuah foto food Photography diperlukan antara lain :
  1. Makanan sebagai obejek utama, bisa masak sendiri, hasil kebun, hasil hunting, atau apapun yang berupa makanan. Rata-rata karena blog kami blog makanan maka makanan yang tersaji adalah hasil masakan kami. Dan itu tentu saja perlu bahan, tenaga, dan biaya yang bila dijumlah-jumlah tidak lah sedikit.
  2. Properti pendukung, seperti mangkuk, piring, lap, gelas, bunga, sendok garpu dan sebagainya.
  3. Lighting pendukung, studio mini, prepare yang perlu waktu dan tenaga.
  4. Kreativitas memotret, kami tidak hanya memotret begitu saja makanan, tapi ingin ada style yang kami sajikan dalam sebuah Food Photography, agar terlihat indah, eye-catching, dan yang melihatnya tidak biasa-biasanya. 
  5. Proses editing, watermark, dan touching bila perlu.
  6. Waktu, tenaga, yang tercurah untuk sebuah foto yang tidak dapat diukur dengan uang.




Hal seperti itulah antara lain yang kami lakukan untuk sebuah pemotretan dishes, tidak mudah dan butuh waktu. Jadi apabila ada orang yang dengan mudah meng-copy paste foto kami, sungguh orang itu tidak menghargai hasil kerja keras kami. Iya, kami adalah amatir, tapi tolonglah hargai jerih payah kami untuk sebuah foto. Kalau Anda berminat, cukup minta ijin, apalagi untuk komersil, sungguh seperti orang tidak berpendidikan yang dengan sengaja mengambil foto orang. Sungguh, kami akan menjerit! Rasanya tidak rela foto kami diambil orang, apalagi sampai dihapus watermark nya, huh!! sangat kami tidak ridho dunia akhirat. Apa salahnya minta ijin....?



Maka dari itu, Saya Ike Hermawan dan Wulan Sucipto , yang kadang kala sering melakukan pemotretan bareng, akhirnya tercetus ide untuk memotret Food Photography dan dikumpulin, lantas dijadikan buku. Daripada foto kita dicuri orang dijadikan buku, mending kita bikin buku sendiri. Waktu itu kami hanya iseng ngumpulin foto dan ide tema buku.


Ide dan pemotretan kami lakukan, kami kumpulin foto-foto itu. Lantas, kami yang tergabung dalam Indonesian Blogger di pages Facebook, dimana Wulan jadi adminnya, akhirnya kami pun berkenalan dengan Septi Rinasusanti, seorang Penerbit Kriya Pratama. Ide kami sodorkan, dan kami disambutnya, setelah foto-foto kami diperlihatkan. Alhamdulillah...


Sungguh, suatu pekerjaan yang menyenangkan bila kita senang melakukannya. Kami pun dengan senang hati memasak dan memotret. Akhirnya kerja sama manis ini akan berbuah... Dan buku kami yang pertama akan segera terbit tidak lama lagi. InsyaAllah....
Tunggu kejutan dari kami.....he he...


Dari dapur ini, masakan kami terhidang, dari dapur kami ini juga akan segera kita nikmati foto-foto original hasil karya kami. pawonike dan mylilkitchen :) .
Semoga lancar, doakan yaaa.....